7 Tips Jitu Jualan Laris Manis di Instagram

Internet telah mengubah banyak kebiasaan kita dalam kehidupan sehari-hari. Internet tidak hanya digunakan untuk mencari informasi, nonton Youtube, bermain game online, bermain sosial media, chatting, atau hanya sekedar untuk browsing-browsing saja, tetapi sudah banyak yang memanfaatkannya untuk menghasilkan pendapatan secara online.

Aplikasi Instagram selain di gunakan sebagai sarana untuk berbagi foto, dan sekedar ajang narsis, sudah banyak pengguna yang memanfaatkannya sebagai online shop, baik tingkat pemula sampai brand-brand perusahaan besar yang juga menggunakannya untuk mempromosikan produk atau jasanya.

Komentar promosi mulai dari hard-selling hingga soft-selling berkeliaran di setiap postingan akun Instagram tersebut, mulai dari; “Promo Diskon 90% bro belanja di toko kami hanya hari ini!”, hingga “Cek IG-nya kakaak”.

Promosi di Instagram Harus dengan Elegan

Cara berjualan di Instagram biar laris manis memang tidak lah gampang, dan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bila di toko nyata, mungkin kamu akan menarik perhatian pembeli dengan cara promosi fisik, seperti memasang gambar promosi besar di depan toko, menaruh papan diskon, pasang iklan di koran, serta berjualan di tempat yang banyak aktivitas manusianya. Nah untuk olshop yang cuma mengandalkan media sosial, kita butuh teknik, dan strategi jitu untuk menarik minat calon pelanggan.

Tak bisa dipungkiri memang Instagram sudah banyak menelurkan online shop yang tenar dan berkualitas, tenar dalam artian banyaknya followers serta interaksi disana, berkualitas dalam artian mereka juga membangun interaksi dengan komentar diakun-akun besar di Instagram, tapi komentar non SPAM.

Sebelum lanjut membahas cara memasarkan produk atau cara mengiklankan produk di Instagram, kamu patut mengetahui beberapa hasil riset tentang Instagram dari sejumlah pakar, seperti dikutip dari empathic.marketing.

Perilaku pengguna Instagram di Indonesia:

  1. Indonesia adalah negara ke 4 di dunia dengan pengguna Instagram terbanyak di dunia, dan no 2 di Asia.
  2. Jumlah pengguna Instagram aktif di Indonesia mengalami pertumbuhan 2 kali lipat dari tahun ke tahun.
  3. 57% Pengguna Instagram di Indonesia telah aktif menggunakan Instagram lebih dari 1-2 tahun terakhir.
  4. Pengguna Instagram di Indonesia tergolong aktif, biasanya mereka sering mention teman-temannya di kolom komentar di foto-foto yang menurut mereka itu menarik dan teman nya mesti mengetahui juga.
  5. 21% pengguna Instagram di Indonesia mengupload 1-2 foto dalam sehari.
  6. 71% pengguna Instagram di Indonesia selalu mengecek akunnya setiap saat bila mereka tidak sibuk dengan pekerjaannya. Sedikitnya 1 kali dalam 1 jam.
  7. 89% pengguna Instagram di Indonesia telah berusia 18-34 tahun.
  8. 63% pengguna Instagram di Indonesia berjenis kelamin perempuan.
  9. 7% pengguna Instagram di Indonesia sering memposting foto kuliner.
  10. 45% pengguna Instagram di Indonesia sering membeli barang-barang yang mereka lihat di Instagram bila menarik.

7 Tips Jitu Jualan Laris Manis di Instagram

1. Buat akun IG khusus

Bila sebelumnya kita berjualan di Instagram menggunakan akun pribadi yaitu menggunakan nama kita. Sekarang buat akun IG baru dan beri nama dengan produk yang kita jual, atau nama toko olshop kita.

2. Lengkapi Akun Instagram kita dengan Keterangan yang Jelas

Siapapun tidak akan suka sesuatu yang tidak jelas, termasuk akun Instagram. Maka lengkapi keterangan akun IG kita, mulai dari profile picture, biodata serta keterangan website kita jika ada.

Dengan ini akun IG kita akan terlihat authority-nya, hal ini membuat siapapun yang melihat akan mulai memperhitungkan akun IG kita.

3. Dapatkan followers yang banyak

Setelah akun baru Instagram siap, selanjutnya kita harus memperbanyak jumlah followers-nya. Untuk mendapatkan jumlah followers dalam waktu yang singkat, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mencari akun yang berjualan produk yang sama dengan yang kita jual, dan akun tersebut harus banyak followers-nya.

Selanjutnya follows semua followers akun tersebut sampai berapa yang kita sanggup, minimal 50 ribu akun. Lakukan secara perlahan dan tidak terus menerus agar kita tidak di blokir oleh Instagram. Bila following kita sudah mencapai angkat tersebut kunci akun kita, artinya membuat privasi. Dengan mengunci akun, otomatis orang yang kita follows tersebut akan penasaran sama akun kita, dan kemungkinan besar mereka akan meng-follback kita karena penasaran dengan isi produk yang kita jual.

4. Posting Secara Konsisten

Dengan melakukan posting secara konsisten, maka akun IG bisnis kita akan dilihat niat dalam berinteraksi dengan followers yang telah kita dapatkan.

Selain itu, kita akan terlihat eksis di dunia Instagram. Sebenarnya lebih dari itu, dengan sharing postingan konsisten setiap hari, para followers akan merasa kita akan selalu ada untuk mereka.

5. Hashtag (#) itu Penting!

Di Instagram, hashtag penting untuk memasukkan postingan kita kedalam kategori-kategori yang terdapat di seluruh postingan Instagram, baik di dalam maupun luar Indonesia.

Dengan menyertakan hashtag, para Instagram user akan lebih mudah menemukan postingan kita diantara tumpukan 300 juta gambar dari para user yang mengupload di IG.

Caranya mudah, cukup mengetik tanda pagar (#) setelah “caption” gambar yang telah kita ambil, maka akan muncul kategori sesuai jumlah post yang telah memakai tagar tersebut.

6. Lakukan Sistem Promosi “Siapa Cepat Dia Dapat”

Cara promosi produk ini mengandalkan scarcity alias kelangkaan sebuah produk. Contoh sederhananya adalah; “Hanya Tersedia 3 Stok!”, “Tidak Akan Dibuat Lagi!”, dll.

Namun dibanyak olshop banyak yang melakukan PO atau Purchase Order. Hal ini berarti para customer akan memesan terlebih dahulu barangnya, beberapa waktu kedepan baru produknya dapat diterima sang customer.

7. Berbagi Foto dari Klien yang Puas

Menghargai customer adalah ciri-ciri brand yang berkualitas, karena service mereka diatas rata-rata. Salah satunya adalah dengan mengepos kembali postingan Instagram customer yang puas dengan produk kita.

Cara menemukan customer yang telah mengepos kita yaitu bisa dengan cek di notifikasi apakah ada mention masuk atau tidak. Atau bisa juga search sesuai hashtag khusus brand kita.

Instagram Jadi Ranah Promosi yang Naik Daun

Melihat banyak olshop yang mulai banyak berpromosi di Instagram menjadikan social media ini hits dijadikan sarana promosi. Lagipula sarana Instagram cocok untuk target market menengah keatas.

Maka jika kita belum punya akun Instagram, kini saatnya membuatnya satu dan mulai mempraktekkan 7 Tips Jitu Jualan Laris Manis di Instagram di atas!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*